Generate hash kriptografi dari teks atau file — MD5, SHA-256, SHA-512, dan lebih banyak
lagi.
Input Teks
Teks yang akan di-hash
0
bytes
Algoritma
Hasil Hash
Upload File
📁
Drop file atau klik untuk memilih
Maks 20 MB — semua tipe file didukung
Algoritma
Hash File
—
Bandingkan Dua Hash
Hash A
Hash B
Tips Penggunaan
Gunakan fitur ini untuk memverifikasi integritas file atau password. Perbandingan menggunakan
hash_equals()
yang aman terhadap timing attack. Pengecekan bersifat case-insensitive.
HMAC — Hash-based Message Authentication
Secret Key
Pesan / Data
Algoritma HMAC
Hasil HMAC
FAQ
Hash Generator — KakAlvin Tools
Tool ini menyediakan 11 algoritma: MD5, SHA-1, SHA-224, SHA-256, SHA-384, SHA-512, SHA3-256, SHA3-512, RIPEMD-160, CRC32, dan Whirlpool. Semua diproses di server menggunakan fungsi hash native PHP yang teroptimasi.
MD5 menghasilkan hash 32 karakter — cepat tapi sudah dianggap tidak aman untuk keperluan kriptografi karena rentan collision. SHA-1 menghasilkan 40 karakter — juga sudah deprecated untuk keamanan. SHA-256 menghasilkan 64 karakter — standar modern yang aman, paling banyak digunakan saat ini. SHA-512 menghasilkan 128 karakter — lebih kuat dari SHA-256, cocok untuk kebutuhan keamanan tinggi.
HMAC (Hash-based Message Authentication Code) adalah hash yang dikombinasikan dengan secret key, sehingga hasilnya unik untuk kombinasi data + key tersebut. Digunakan untuk: memverifikasi webhook signature (seperti GitHub atau Stripe), validasi token API, dan memastikan data tidak dimodifikasi di perjalanan. Tanpa secret key yang benar, hash tidak bisa direproduksi.
Mode Bandingkan memungkinkan kamu membandingkan dua hash untuk memastikan keduanya identik. Proses perbandingan menggunakan hash_equals() PHP yang aman dari timing attack — berbeda dengan perbandingan string biasa (===) yang bisa rentan terhadap serangan berbasis waktu eksekusi. Cocok untuk verifikasi checksum file download atau validasi token.
Ya. Mode File mendukung drag & drop atau browse file hingga 20 MB. Hash dihitung langsung dari file menggunakan hash_file() PHP di server — tidak perlu baca seluruh isi file ke memori, sehingga efisien untuk file besar. Berguna untuk memverifikasi integritas file download, installer, atau backup.
Tergantung kebutuhannya. MD5 tidak lagi aman untuk keperluan kriptografi seperti hashing password atau tanda tangan digital karena rentan terhadap collision attack. Namun MD5 masih umum dan aman digunakan untuk keperluan non-keamanan seperti checksum integritas file, deduplication data, atau cache key — di mana collision tidak menjadi ancaman.
Tidak. Teks dan file diproses di server hanya untuk menghasilkan hash, lalu langsung dibuang — tidak disimpan, tidak dicatat, tidak dibagikan. File yang diupload dihapus segera setelah hash selesai dihitung. Meski begitu, hindari meng-upload file yang mengandung data sangat sensitif seperti private key atau dokumen rahasia.